Proyek Taplok Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) berfokus pada pelaksanaan pekerjaan proteksi permukaan lereng, stabilisasi tanah terbuka (cut and fill), serta pengendalian erosi di kawasan inti pembangunan infrastruktur IKN. Pembukaan lahan berskala masif di area perbukitan dan koridor jalan baru menyebabkan lapisan tanah humus rentan tergerus oleh intensitas curah hujan tropis yang tinggi, yang berpotensi memicu sedimentasi saluran dan bahaya kelongsoran tebing.
Sebagai wujud dukungan terhadap visi pembangunan kota hutan berkelanjutan (Smart Forest City), Mitra Hijau Lestari menerapkan metode rekayasa bio-engineering sistem Taplok (aplikasi media tanam kaya nutrisi, benih vegetasi adaptif, dan soil conditioner). Pendekatan ini dipadukan dengan matras pengendali erosi untuk mempercepat pembentukan tutupan hijau permanen yang mampu mengikat agregat tanah lereng secara kokoh dan estetis.
Rincian teknis dan parameter pelaksanaan pekerjaan bio-engineering pada proyek:
| Parameter Proyek | Deskripsi & Spesifikasi Teknis |
|---|---|
| Nama Proyek | Pekerjaan Pengendalian Erosi & Revegetasi Lereng Sistem Taplok Kawasan Otorita IKN |
| Lokasi Pekerjaan | Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur |
| Sektor Konstruksi | Infrastruktur Kawasan Perkotaan, Slope Bio-Engineering & Landscape Greenery |
| Tantangan Geoteknik | Tanah galian terbuka berbutir halus, kemiringan lereng curam, dan curah hujan tinggi |
| Metode & Material Utama | Metode Taplok Media Organik, Benih Cover Crop (Legume & Grass), Geomat 3D, dan Tackifier |
| Fungsi Rekayasa Utama | Pencegah erosi alur (rill erosion), penahan limpasan air permukaan, dan pengikat perakaran tanah |
Sebagai penyedia solusi spesialis revegetasi dan pengendalian erosi, lingkup kontribusi kami meliputi:
Penerapan metode Taplok bersama kami memberikan keunggulan kompetitif bagi Kontraktor Utama dan Instansi Pengelola Kawasan:
Mitra Hijau Lestari memprioritaskan kontrol kualitas benih dengan tingkat germinasi tinggi (daya tumbuh lebih dari 85%) serta pelaksanaan K3 konstruksi yang ketat. Pada area tebing yang curam, seluruh teknisi lapangan dibekali tali pengaman (safety body harness), helm, dan instruksi kerja terstandarisasi untuk menjamin keselamatan kerja tanpa kompromi (Zero Accident).
Sedang menangani proyek perapian lereng jalan, revegetasi kawasan industri, atau proteksi tebing infrastruktur? Hubungi tim kami untuk konsultasi teknis formulasi media tanam, sertifikasi uji benih, dan penawaran kemitraan B2B terbaik.
Mari bermitra bersama Mitra Hijau Lestari untuk mewujudkan kawasan infrastruktur yang hijau, kokoh, bebas erosi, dan tertata rapi.