Geogrid merupakan material geosintetik berstruktur jaring terbuka (open aperture) berkekuatan tarik tinggi yang diproduksi dari polimer Polypropylene (PP), High-Density Polyethylene (HDPE), atau Polyester (PET), dirancang khusus untuk mengunci butiran tanah dan agregat melalui mekanisme penguncian mekanis (mechanical interlock).
Dengan daya tahan terhadap deformasi rangkak (low creep), modulus elastisitas tinggi, serta efisiensi penyebaran beban vertikal ke bidang horizontal, Geogrid menjadi solusi rekayasa geoteknik utama untuk berbagai pekerjaan seperti stabilisasi tanah dasar lunak jalan raya dan jalan tol (subgrade stabilization), perkuatan dinding penahan tanah bertulang (mechanically stabilized earth / MSE wall), perkuatan timbunan lereng curam pencegah longsor, perkuatan jalan hauling tambang, hingga fondasi jalur rel kereta api.
Kekuatan tarik batas (ultimate tensile strength) dan stabilitas dimensi bukaan rusuk (junction efficiency) sangat menentukan performa jangka panjang struktur perkuatan tanah. Kami siap menyediakan aneka tipe Geogrid (Uniaxial, Biaxial, Triaxial, hingga Polyester Woven Geogrid) berspesifikasi standar internasional dengan mengutamakan ketahanan kimiawi tanah, daya dukung beban dinamis tinggi, dan kepastian pasokan material proyek.
Kami memahami bahwa keberhasilan konstruksi jalan di atas tanah rawa/gambut, perkuatan tebing abutmen jembatan, maupun dinding penahan tanah bertingkat tidak hanya ditentukan oleh penyediaan material jaring, tetapi juga oleh ketepatan pemilihan jenis arah kekuatan tarik (satu arah / dua arah / multi-arah), analisis interaksi tanah-geogrid (pull-out resistance), kemudahan penghamparan di lapangan, dan ketepatan waktu pengiriman. Karena itu, kami hadir sebagai partner penyedia Geogrid yang siap mendukung kebutuhan kontraktor jalan tol & jembatan, pengembang lereng & bukit, perusahaan pertambangan, kontraktor sipil umum, hingga konsultan geoteknik dengan produk teruji dan suplai yang terencana.
Mulai dari proyek perkuatan subbase jalan arteri beban berat, perkuatan lereng jalan pegunungan, hingga konstruksi MSE Wall penahan flyover, kami siap memberikan solusi perkuatan tanah yang disesuaikan dengan rancangan geoteknik Anda. Tim kami dapat membantu mulai dari pemilihan tipe Geogrid (Biaxial untuk jalan datar, Uniaxial untuk dinding penahan dan lereng tinggi), perhitungan kuat tarik desain jangka panjang (long-term design strength / LTDS), penentuan overlap sambungan roll, hingga panduan metode pemadatan agregat di atas geogrid—sehingga sistem struktur tanah dapat terbangun secara tepat, kokoh, efisien, dan berkesinambungan.
Butuh material Geogrid untuk perkuatan tanah atau dinding penahan proyek Anda? Hubungi kami untuk mendapatkan data teknis spesifikasi, sertifikat uji tarik laboratorium, penawaran harga terbaik, dan konsultasi kebutuhan material.
Mari bermitra untuk mewujudkan struktur tanah dasar dan dinding penahan lereng yang kokoh, stabil, dan tahan terhadap beban dinamis ekstrem.
Stabilisasi dan peningkatan daya dukung tanah dasar lunak jalan raya dan jalan tol (Subgrade Stabilization)
Perkuatan struktur dinding penahan tanah bertulang sistem blok beton (MSE Retaining Wall)
Perkuatan lereng timbunan tanah curam dan tebing perbukitan pencegah kelongsoran (Reinforced Slopes)
Lapis perkuatan lapis pondasi jalan tanpa aspal dan jalur angkut beban tambang (Haul Road Base)
Bantalan penyebar beban roda kereta api pada lapis ballast dan subballast (Railway Reinforcement)
Struktur penahan abutmen jembatan, oprit flyover, dan perkuatan tanggul reklamasi pesisir
Bukaan rusuk jaring presisi menghasilkan efek penguncian partikel agregat (Aggregate Interlocking) maksimal
Kuat tarik tinggi dengan tingkat perpanjangan plastis rendah (Low Creep Deformation)
Mengurangi ketebalan lapisan timbunan agregat hingga 30-50% sehingga menghemat biaya konstruksi
Tahan terhadap kerusakan mekanis akibat benturan material batu pecah saat pemadatan alat berat
Kebal terhadap zat kimia asam/basa tanah, pembusukan biologis, dan radiasi ultraviolet (UV)
Pemasangan praktis dalam bentuk roll lebar yang mempermudah proses penghamparan di lapangan
| Tipe Geogrid | Arah Kekuatan Tarik | Material Baku Utama | Aplikasi Utama di Lapangan |
|---|---|---|---|
| Geogrid Biaxial (BX) | Dua Arah Seimbang (MD & CD) | Polypropylene (PP) Extruded | Stabilisasi tanah dasar jalan raya, area parkir, platform pondasi |
| Geogrid Uniaxial (UX) | Satu Arah Utama (MD Tinggi) | HDPE / Polyester (PET) Woven | Dinding penahan tanah (MSE Wall), perkuatan lereng terjal, oprit jembatan |
| Geogrid Triaxial (TX) | Multi Arah Segitiga (Isotropik) | Polypropylene (PP) Triangular | Jalur jalan hauling tambang muatan berat, landasan pacu bandara |
| Parameter Teknis | Metode Pengujian | Satuan | Nilai Standar Tipikal |
|---|---|---|---|
| Kekuatan Tarik Biaxial (Tensile Strength MD/CD) | ASTM D6637 / ISO 10319 | kN/m | 20 / 20 hingga 50 / 50 kN/m |
| Kekuatan Tarik Uniaxial (Ultimate Tensile MD) | ASTM D6637 / ISO 10319 | kN/m | 50 hingga 200+ kN/m |
| Perpanjangan Tarik Saat Beban Puncak (Elongation at Break) | ASTM D6637 | % | Maks. 10 – 15 % (Regangan Rendah) |
| Efisiensi Sambungan Rusuk (Junction Efficiency) | GRI-GG2 / ASTM D7737 | % | Min. 90 – 95 % dari Kuat Rusuk |
| Kandungan Karbon Hitam (Carbon Black Content) | ASTM D4218 | % | Min. 1.0 – 2.0 % (Tahan Cuaca UV) |
| Ketahanan Kerusakan Instalasi (Installation Damage Resistance) | ASTM D5818 | % | > 90 % Retensi Kekuatan |