Base Course merupakan material batu agregat lapis pondasi yang terdiri dari campuran fraksi batu pecah dan abu batu dengan gradasi terkontrol, yang khusus memberikan daya dukung struktural untuk stabilitas maksimal pada konstruksi khususnya perkerasan jalan .
Dengan kepadatan optimal, sifat interlocking yang kuat, dan daya tahan tinggi terhadap beban lalu lintas berat, Base Course (Lapis Pondasi Atas / Bawah) menjadi material utama untuk berbagai pekerjaan seperti pembangunan jalan raya, jalan tol, area parkir, landasan bandara, akses jalan tambang/perkebunan, hingga lantai kerja infrastruktur industri.
Kualitas pemadatan dan keseragaman gradasi material sangat menentukan umur rencana konstruksi jalan. Kami siap menyediakan Base Course berkualitas (Grade A maupun Grade B) dengan mengutamakan kesesuaian standar spesifikasi teknis, ketepatan volume, dan kelancaran suplai ke lokasi proyek.
Kami memahami bahwa keberhasilan pekerjaan perkerasan tidak hanya ditentukan oleh kualitas material, tetapi juga oleh ketepatan spesifikasi, kontinuitas pasokan, dan ketepatan waktu pengiriman. Karena itu, kami hadir sebagai partner penyedia Base Course yang siap mendukung kebutuhan kontraktor jalan, developer kawasan, konsultan perencana, perusahaan EPC, hingga instansi infrastruktur dengan material berkualitas dan supply yang terencana.
Mulai dari pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan jalan, pembangunan kawasan perumahan dan industri, hingga proyek jalur logistik berskala besar, kami siap memberikan solusi supply yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Tim kami dapat membantu mulai dari verifikasi spesifikasi dan gradasi material, perhitungan kebutuhan tonase/kubikasi, perencanaan jadwal dan rute pengiriman, hingga pengaturan ritase armada—sehingga kebutuhan material dapat terpenuhi secara tepat, efisien, dan berkesinambungan.
Butuh Base Course untuk proyek Anda? Hubungi kami untuk mendapatkan rincian spesifikasi teknis, ketersediaan armada, penawaran harga terbaik, dan skema pengiriman yang efisien.
Mari bermitra untuk memastikan pondasi infrastruktur proyek Anda terbangun kokoh, presisi, dan tahan lama.
Konstruksi jalan raya dan jalan tol
Lapis pondasi perkerasan aspal dan beton
Area parkir dan fasilitas logistik
Landasan pacu dan apron bandara
Akses jalan tambang, perkebunan, dan industri
Stabilisasi lantai kerja proyek infrastruktur
Perkuatan bahu jalan (road shoulder)
Daya dukung beban struktural tinggi
Gradasi agregat presisi dan terkontrol
Kemampuan interlocking dan pemadatan optimal
Mengurangi risiko deformasi dan retak jalan
Ketahanan tinggi terhadap cuaca dan tekanan beban berat
Efisiensi biaya konstruksi jangka panjang
Kualitas standar spesifikasi teknis teruji (LPA & LPB)
| Ukuran Ayakan (Sieve) | Standar Pengujian | Lapis Pondasi Kelas A (LPA) | Lapis Pondasi Kelas B (LPB) |
|---|---|---|---|
| 2 inch (50 mm) | SNI / AASHTO T-27 | 100 % | 100 % |
| 1 ½ inch (37.5 mm) | 100 % | 88 – 95 % | |
| 1 inch (25.0 mm) | 79 – 85 % | 70 – 85 % | |
| 3/8 inch (9.5 mm) | 44 – 58 % | 30 – 65 % | |
| No. 4 (4.75 mm) | 29 – 44 % | 25 – 55 % | |
| No. 10 (2.0 mm) | 17 – 30 % | 15 – 40 % | |
| No. 200 (0.075 mm) | 2 – 8 % | 2 – 10 % |
| Parameter Pengujian | Standar Uji | Satuan | Kelas A (LPA) | Kelas B (LPB) |
|---|---|---|---|---|
| Abrasi Los Angeles (500 putaran) | SNI 2417:2008 | % | Maks. 40 | Maks. 40 |
| Batas Cair (Liquid Limit) | SNI 1967:2008 | % | Maks. 25 | Maks. 35 |
| Indeks Plastisitas (PI) | SNI 1966:2008 | % | Maks. 6 | 4 – 10 |
| Nilai CBR Laboratorium (Rendam) | SNI 1744:2012 | % | Min. 90 | Min. 60 |
| Gumpalan Lempung & Butir Mudah Pecah | SNI 4141:2015 | % | Maks. 1 | Maks. 1 |